Minim Sosialisasi Picu Penolakan, Warga Gunungputri Girang Pertanyakan Dampak Proyek Geothermal

Ayi Sopiandi
Gunung Gede Pangrango dan hamparan perkebunan blok Ciguntur. Foto: Ayi Sopiandi.

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Rencana proyek pengeboran panas bumi (geothermal) di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menuai penolakan dari warga Kampung Gunungputri Girang, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. 

Penolakan muncul karena warga mengaku belum menerima sosialisasi menyeluruh terkait rencana kegiatan yang disebut hanya berjarak sekitar 700 meter dari permukiman.

Proyek tersebut akan dikelola oleh PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP). Sejumlah warga mempertanyakan transparansi informasi, terutama terkait dampak lingkungan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Maman (45), warga setempat, mengaku hingga kini belum mendapatkan penjelasan resmi mengenai tahapan maupun potensi dampak pengeboran.

“Kalau memang benar akan ada proyek geothermal, kami sebagai warga menyatakan menolak sebelum ada penjelasan yang jelas dan terbuka,” ujarnya, Minggu (15/2/2026) kemarin.

Editor : Ayi Sopiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network