CIANJUR, iNewsCianjur.id – Hujan dengan intensitas cukup tinggi membuat kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Panyindangan, Kecamatan Cibinong, dengan Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, berubah menjadi kubangan lumpur dan sulit dilalui.
Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut kini nyaris tidak layak digunakan. Setiap kali hujan turun, ruas jalan Panyindangan–Sirnagalih berubah menjadi kubangan lumpur panjang yang licin dan membahayakan para pengguna jalan.
Salah seorang warga Desa Panyindangan, Agus (21), mengatakan kondisi jalan semakin parah setiap kali hujan mengguyur wilayah tersebut. Jalan yang sebelumnya sudah mengalami kerusakan kini berubah seperti hamparan sawah berlumpur.
“Kalau hujan turun, jalan ini benar-benar seperti sawah. Motor sering jatuh, mobil juga kadang tidak kuat naik karena licin,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).
Menurut Agus, jalan Panyindangan–Sirnagalih merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat. Selain menjadi akses mobilitas warga, jalan tersebut juga digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, bekerja, hingga akses pelajar menuju sekolah.
Namun kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lumpur membuat mobilitas warga sangat terhambat. Kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas karena jalan sangat licin dan rawan tergelincir.
Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan. Pasalnya hingga saat ini belum terlihat adanya penanganan serius meskipun kondisi jalan terus memburuk.
“Sebagai warga saya berharap pemerintah tidak menunggu sampai ada korban sebelum melakukan perbaikan jalan kabupaten yang menjadi penghubung dua desa ini,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sirnagalih, Rahmat Taufik, mengatakan kerusakan jalan kabupaten yang menghubungkan dua desa tersebut rencananya akan diperbaiki dalam waktu dekat.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
