CIANJUR, iNewsCianjur.id – Penolakan terhadap rencana pembongkaran bangunan di kawasan Pelabuhan Jayanti, Kecamatan Cidaun, terus bergulir.
Warga setempat secara tegas menyuarakan keberatan mereka terhadap proyek pembangunan kolam labuh yang dinilai minim sosialisasi dari pihak terkait.
Salah seorang warga, Iwan Setiawan (48), mengaku tidak pernah menerima informasi resmi mengenai rencana penataan tersebut. Ia baru mengetahui adanya proyek setelah menerima surat pemberitahuan pengosongan lokasi.
“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan abaikan kami sebagai warga yang terdampak langsung. Harusnya ada sosialisasi dulu, bukan tiba-tiba mau dibongkar,” ujar Iwan, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, kurangnya komunikasi telah memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga khawatir pembongkaran akan berdampak terhadap mata pencaharian, khususnya bagi nelayan dan pedagang yang menggantungkan hidup di sekitar area pelabuhan.
“Selain itu kami mempertanyakan kejelasan rencana proyek, termasuk dampak lingkungan dan jaminan bagi masyarakat terdampak. Kami berharap pemerintah membuka ruang dialog agar tidak terjadi konflik berkepanjangan,” jelasnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
