CIANJUR, iNewsCianjur.id – Realisasi penyerapan gabah oleh Perum Bulog Cabang Cianjur menunjukkan kinerja positif. Hingga pertengahan April 2026, serapan telah mencapai 45.017 ton atau sekitar 91,41 persen dari target tahunan sebesar 49.247 ton.
Pimpinan Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni, mengatakan capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi penyerapan di tingkat petani, sekaligus memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pangan daerah.
“Dengan capaian lebih dari 91 persen pada triwulan pertama, ini menjadi indikator bahwa upaya penyerapan berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi petani,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, tingginya realisasi serapan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga memperkuat cadangan beras pemerintah di wilayah kerja Cianjur. Saat ini, stok beras di gudang Bulog tercatat mendekati 21 ribu ton, yang dinilai cukup untuk menjaga kesinambungan pasokan serta mengendalikan fluktuasi harga di pasar.
“Stok yang tersedia relatif aman untuk menopang kebutuhan masyarakat dalam waktu ke depan,” katanya.
Di sisi lain, Bulog Cianjur juga tengah mengakselerasi penyaluran bantuan pangan beras kepada masyarakat. Hingga kini, distribusi telah mencapai 2.921 ton yang tersebar di 11 kecamatan.
Adapun total alokasi bantuan pangan di Kabupaten Cianjur mencapai 8.073 ton untuk penerima di 32 kecamatan. Dengan demikian, realisasi penyaluran baru berada di kisaran 36 persen dari target keseluruhan.
Sri menegaskan pihaknya akan mempercepat distribusi agar bantuan dapat segera diterima secara merata oleh masyarakat penerima manfaat.
“Percepatan penyaluran menjadi prioritas kami agar seluruh alokasi bantuan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,” tandasnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
