Polri Tanam Bawang Putih, Bidik 500 Hektare Lahan, Target Produksi 450 Ton, Kejar Swasembada 2029
Dari lahan tahap awal tersebut, produksi diproyeksikan mencapai sekitar 450 ton bawang putih dalam kurun waktu empat bulan. Kapasitas produksi diharapkan terus meningkat seiring dengan ekspansi lahan dan penguatan teknologi budidaya.
Dedi menegaskan, program tersebut tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi diarahkan menjadi model pengembangan pertanian yang berkelanjutan dengan melibatkan petani sebagai aktor utama.
Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan sejumlah strategi telah disiapkan untuk mengatasi berbagai kendala dalam pengembangan komoditas bawang putih, mulai dari peningkatan kapasitas petani hingga penyediaan sarana pendukung produksi.
Polri, kata Pipit, menerjunkan 25 orang dalam tim riset kolaboratif yang terdiri atas Bakomsus Pertanian, personel Polri, mahasiswa, serta ahli pertanian. Tim tersebut bertugas melakukan pendampingan sekaligus mentransfer pengetahuan dan teknologi budidaya kepada kelompok tani.
“Tim ini diharapkan mampu membantu petani meningkatkan produktivitas melalui penerapan pengetahuan dan teknologi pertanian,” katanya.
Selain pendampingan, sebanyak satu ton bibit bawang putih disalurkan melalui dukungan PTPN dan hasil swadaya. Pengadaan bibit tersebut selanjutnya akan diperkuat dengan pembangunan greenhouse untuk mendukung kemandirian pembibitan.
Aspek pengairan juga menjadi perhatian. Pipit menyebut penyiapan sarana pengairan dan instalasi pipanisasi dilakukan untuk mengantisipasi keterbatasan air, khususnya ketika wilayah memasuki periode kemarau.
Editor : Ayi Sopiandi