BBM Melonjak, Pemkab Cianjur Rem APBD: Perjalanan Dinas ASN Dibatasi, Anggaran Sampah Ditambah
CIANJUR, iNewsCianjur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah melonjaknya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah membatasi perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kebijakan tersebut diambil setelah harga BBM non subsidi mengalami kenaikan signifikan. Saat ini harga Dexlite mencapai Rp23.000 per liter, Pertamina Dex Rp24.800 per liter, dan Pertamax Rp16.250 per liter.
Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa langkah efisiensi dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pemkab tidak menambah anggaran operasional. Kami membatasi kegiatan luar dinas agar tidak membebani APBD. Jika tidak terlalu penting, pegawai dapat tetap bekerja di kantor dan fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wahyu, Rabu (17/6/2026).
Meski kebijakan penghematan diberlakukan hampir di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Pemkab Cianjur memberikan pengecualian bagi sektor persampahan yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“DLH dikecualikan. Bahkan pada perubahan anggaran kemungkinan akan ditambah sesuai kebutuhan pasca kenaikan harga BBM. Jangan sampai operasional truk sampah terganggu hingga menyebabkan penumpukan sampah di masyarakat,” tegasnya.
Editor : Ayi Sopiandi