Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Balita di Cianjur Meninggal Bukan Karena MBG, Diduga Akibat Syok Septik dan Pembengkakan Jantung

Minggu, 26 April 2026 | 20:00 WIB
  • author Ricky Susan
Balita di Cianjur Meninggal Bukan Karena MBG, Diduga Akibat Syok Septik dan Pembengkakan Jantung
Klarifikasi orang tua balita yang meninggal akibat pembengkakan jantung, bukan karena MBG. Foto: capture. (Ist).

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sukasirna, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, memastikan bahwa meninggalnya seorang balita berusia 2 tahun bukan disebabkan oleh konsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG). 

Berdasarkan hasil penelusuran dan konfirmasi medis, penyebab kematian mengarah pada kondisi kesehatan serius, yakni pembengkakan jantung dan syok septik akibat infeksi.

Kepala Dapur SPPG Sukasirna, Arga Damanik, menegaskan bahwa isu keracunan makanan yang sempat beredar di masyarakat tidak terbukti. Ia menyebut pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung kepada tenaga medis serta keluarga korban.

“Kami telah menghimpun informasi dari berbagai narasumber, termasuk staf rumah sakit dan orang tua almarhum. Hasilnya menunjukkan bahwa penyebab kematian adalah pembengkakan jantung, bukan akibat keracunan makanan,” ujar Arga, Minggu (26/4/2026).

Arga juga menambahkan bahwa komunikasi dengan pihak keluarga berjalan baik dan kooperatif. Ia berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi negatif terkait kualitas dan kebersihan makanan dalam program MBG.

Hal senada disampaikan oleh ayah korban, Sahjanudin (41), warga Kampung Purabaya, Desa Purabaya. Ia menegaskan bahwa anaknya meninggal dunia karena sakit, bukan karena faktor makanan.

“Saya selaku orang tua menyampaikan bahwa anak saya meninggal murni karena sakit, tidak ada hubungannya dengan MBG,” ungkapnya.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut