Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Akses Jalan Geothermal Masih Proses, Warga Resah Titik Pengeboran Hanya 700 Meter dari Permukiman

Kamis, 12 Februari 2026 | 17:25 WIB
  • author Ayi Sopiandi
Akses Jalan Geothermal Masih Proses, Warga Resah Titik Pengeboran Hanya 700 Meter dari Permukiman
PT Daya Geopatra Gede Pangrango, saat memaparkan teknis proyek panas bumi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, bersama awak media. Foto: Ayi Sopiandi.

Rencana pembukaan akses dan kedekatan lokasi pengeboran dengan rumah warga memicu kekhawatiran, terutama terkait potensi dampak lingkungan, keselamatan, hingga kenyamanan masyarakat sekitar. Sejumlah warga mempertanyakan risiko kebocoran gas berbahaya dan dampak aktivitas pengeboran terhadap lahan pertanian mereka.

Menanggapi hal itu, pihak perusahaan menyatakan akan melakukan langkah mitigasi, salah satunya dengan memasang alat pendeteksi gas di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kebocoran gas Hidrogen Sulfida (H2S) yang kerap menjadi perhatian dalam proyek panas bumi.

“Nantinya kita juga bakal menempatkan beberapa petugas dan dibekali dengan handy talky (HT). Jika gas detektor itu bunyi maka, sumur akan langsung ditutup,” jelas Yunis.

Alat pendeteksi gas tersebut rencananya dipasang di Desa Sindangjaya, Ciputri, dan Cipendawa. Selain itu, perusahaan memastikan akan melakukan sosialisasi sebelum sumur mulai beroperasi serta memastikan tidak ada warga yang beraktivitas di area terdampak saat kegiatan berlangsung.

“Tentunya sebelum mulai beroperasi kita pasti sosialisasi dulu, nanti warga yang biasa berprofesi sebagai petani bakal diberi kompensasi,” katanya.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut