10 Ton Ikan di Waduk Cirata Jangari Mati Massal, Diduga Akibat Upwelling, Kerugian Ratusan Juta

Dani Jatnika
Belasan ton ikan di keramba jaringan apung waduk Cirata Jangari mati karena Upwelling. (Foto: Dani Jatnika).

Fenomena tersebut menjadi persoalan serius bagi pembudidaya karena perubahan kondisi perairan dapat berlangsung cepat dan berdampak terhadap ikan yang dibudidayakan di dalam keramba.

Muhyi memperkirakan dampak kematian ikan kali ini masih berpotensi bertambah. Sebab, data sekitar 10 ton tersebut baru berasal dari satu kawasan, yakni Blok Salam.

"Menurut dia, itu baru di Blok Salam saja. Untuk blok lain di perairan Waduk Cirata Jangari saya tidak tahu, kemungkinan banyak ikan mati juga," katanya.

Hingga Rabu (9/9/2026), belum terdapat data menyeluruh mengenai jumlah ikan yang mati maupun total kerugian pembudidaya di seluruh kawasan perairan Waduk Cirata Jangari.

Pembudidaya berharap adanya pendataan lebih luas terhadap dampak fenomena upwelling, sekaligus langkah mitigasi untuk mengantisipasi kejadian serupa yang berulang setiap tahun dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi sektor perikanan keramba jaring apung.

Editor : Ayi Sopiandi

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network