Menjaga Asa Pedagang Jajanan Sekolah di Cianjur di Tengah Program MBG

Gusti Wilantara
Pemerintah Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, menegaskan pentingnya perhatian khusus bagi para pedagang jajanan di sekitar sekolah.(Foto: Gusti Wilantara)

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Pemerintah Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, menegaskan pentingnya perhatian khusus bagi para pedagang jajanan di sekitar sekolah. Para pelaku usaha kecil ini turut terdampak perubahan pola konsumsi siswa seiring berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perhatian tersebut dinilai krusial demi menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas berjualan harian.

Kepala Desa Cibadak, Elan Hermawan, mengungkapkan bahwa kehadiran program MBG pada awalnya memang sempat memengaruhi omzet penjualan jajanan anak. Namun, seiring berjalannya waktu, para pedagang mulai beradaptasi dan dagangan mereka tetap diminati pembeli.

"Dampak bagi pelaku usaha kecil, khususnya pedagang jajanan anak, mungkin terasa pada awalnya. Namun, seiring berjalannya waktu, barang dagangan mereka tetap laku," ujar Elan, Jumat (9/10/2026).

Menurut Elan, keberadaan pedagang jajanan di lingkungan sekolah sangat perlu mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Usaha mikro tersebut merupakan pilar penghidupan utama bagi warga sekitar.

"Sebab, usaha tersebut menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat kecil yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas berjualan setiap hari," tambahnya.

Salah seorang pedagang, Itin (40), warga Kampung Pangangonan, mengakui bahwa omzet penjualannya kini menjadi tidak menentu. Pendapatan harian yang ia bawa pulang sangat bergantung pada jumlah pembeli dan jenis jajanan yang terjual.

Meski menghadapi tantangan tersebut, Itin tidak patah semangat. Ia tetap konsisten berjualan demi mempertahankan penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. 

Bagi para pedagang kecil seperti Itin, bertahan di tengah perubahan bukan sekadar soal menjaga barang dagangan tetap laku, melainkan tentang menjaga dapur keluarga agar tetap mengepul.

Melalui dukungan pemerintah desa dan kemampuan adaptasi para pedagang, diharapkan keberlangsungan UMKM di sekitar sekolah dapat terus terjaga. Dengan begitu, program pemenuhan gizi anak dapat berjalan selaras tanpa mengorbankan ekonomi masyarakat kecil.

Editor : Yanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network