Minim Tempat Sandar, Aset Nelayan Jayanti Terancam Rusak Saat Cuaca Ekstrem

Gusi Wilantara
Momen Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cianjur, Relly Era Jaya monitor pelebaran pelabuhan sandar perahu nelayan Jayanti. Foto: Gusti Wilantara.

“Jika tidak ada pelebaran pelabuhan sandar, maka kecelakaan laut akan terus terjadi. Banyak perahu nelayan rusak bahkan tenggelam akibat dihantam gelombang saat bersandar di tengah,” katanya.

Relly menegaskan, dukungan terhadap program pemerintah datang dari mayoritas nelayan yang tergabung dalam HNSI Pantai Jayanti dengan jumlah anggota mencapai sekitar 2.400 orang.

Ia juga menyinggung adanya pihak yang mengatasnamakan warga untuk menolak program penataan tersebut. Namun menurutnya, penolakan itu tidak mewakili kepentingan mayoritas masyarakat nelayan.

“Kalau ada yang mengatasnamakan warga menolak program penataan warung dan pelebaran pelabuhan sandar, itu atas dasar apa. Karena ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kepentingan banyak orang,” ujarnya.

Relly berharap, pembangunan pelabuhan sandar yang lebih luas nantinya dapat meningkatkan keselamatan nelayan sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Editor : Ayi Sopiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network