CIANJUR, iNewsCianjur.id – Harga ikan konsumsi dari petani kolam jaring apung (KJA) di Waduk Cirata, tepatnya di wilayah Jangari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
Salah satu petani ikan di kawasan Jangari, Ahmad, menyebutkan harga jual ikan di tingkat petani saat ini cukup membaik. Untuk ikan nila merah dijual Rp27.000 per kilogram, nila hitam Rp25.000 per kilogram, sedangkan ikan mas mencapai Rp35.000 per kilogram.
“Kalau di pengepul, harga ikan mas bisa mencapai Rp37.000 per kilogram bahkan lebih,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah meningkatnya biaya produksi, terutama harga pakan ikan yang kini berada di kisaran Rp12.000 per kilogram. Menurut petani, harga pakan yang masih tinggi membuat margin keuntungan tetap terbatas meski harga jual ikan mengalami kenaikan.
Selain faktor biaya produksi, kenaikan harga ikan juga dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan dari sejumlah daerah sentra budidaya. Dalam beberapa waktu terakhir, banyak petani ikan di Waduk Jatigede dan Waduk Jatiluhur mengalami peristiwa upwelling atau pergerakan massa air dari dasar waduk ke permukaan yang menyebabkan kadar oksigen menurun dan memicu kematian ikan sebelum masa panen.
Akibat kejadian tersebut, produksi ikan menurun sehingga pasokan ke pasar berkurang. Kondisi inilah yang turut mendorong kenaikan harga ikan di tingkat petani, termasuk di Waduk Cirata.
Para petani berharap kondisi cuaca dan kualitas air tetap stabil agar produksi kembali normal dan tidak terjadi kematian ikan secara massal menjelang panen.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
