CIANJUR, iNewsCianjur.id – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur mencatat jumlah anak tidak sekolah (ATS) di wilayahnya mencapai sekitar 51.000 orang.
Data tersebut berdasarkan rilis Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) pada awal tahun ajaran baru 2026.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, membenarkan angka tersebut dan menyebut persoalan anak tidak sekolah masih menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan daerah. Ia mengungkapkan, tingginya angka ATS dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan.
“Penyebabnya cukup kompleks, mulai dari kondisi keluarga seperti broken home, persoalan sosial, hingga keterbatasan ekonomi. Namun pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus berupaya menekan angka anak tidak sekolah,” ujar Ruhli, Selasa (6/1/2026).
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
