Kontrasnya situasi tersebut dengan kondisi ekonomi masyarakat yang tengah sulit membuat gelombang kemarahan semakin meluas. Bahkan rumah pribadi Eko Patrio dan Uya Kuya sempat dijarah massa, menjadi puncak desakan agar keduanya segera lengser dari kursi parlemen.
Sehari sebelum keputusan resmi diumumkan, baik Eko maupun Uya telah menyampaikan permohonan maaf terbuka lewat akun Instagram mereka. Eko Patrio menegaskan penyesalan atas tindakannya.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan saya,” ungkapnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait