Bertahun-tahun Jadi Jembatan Rawayan, Warga Empat Desa di Leles Menanti Akses Permanen
Ketika hujan deras mengguyur dan debit Sungai Cisokan meningkat, warga menghadapi risiko lebih besar saat melintasi jembatan. Kondisi itu dikhawatirkan menghambat aktivitas anak-anak menuju sekolah maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas warga. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga, termasuk anak-anak yang berangkat sekolah maupun masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.
Selain menjadi jalur penghubung antardesa, Jembatan Bojongbitung juga memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pasar yang berada di wilayah Sukasirna menjadi salah satu tujuan warga dari desa-desa sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dengan akses yang lebih aman dan lancar, mobilitas masyarakat serta distribusi barang diharapkan dapat meningkat.
“Infrastruktur tersebut menyangkut keselamatan warga sekaligus membuka akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan dan aktivitas ekonomi,” katanya.
Editor: Ayi Sopiandi