Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkab Cianjur Salurkan 246.000 Bibit Ikan kepada 24 Kelompok Pembudidaya
Advertisement . Scroll to see content

Menapaki Jejak Mama Gelar, Menyusuri Empat Titik Sakral Warisan Ulama Besar Cianjur

Selasa, 07 Juli 2026 | 13:57 WIB
  • author Elan Hermawan
Menapaki Jejak Mama Gelar, Menyusuri Empat Titik Sakral Warisan Ulama Besar Cianjur
KH. Mohammad Tadzkir (Haji Aging) Penerus Majelis Gelar Tambak Baya, berdiri di depan Goa Mursalat, peninggalan Mama Gelar.

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Di balik hamparan pegunungan dan pedesaan yang masih asri, Kabupaten Cianjur menyimpan jejak panjang perjuangan ulama besar yang hingga kini tetap hidup dalam ingatan masyarakat. 

Sosok itu adalah Mama Gelar, ulama kharismatik yang dikenal luas sebagai penyebar syiar Islam di wilayah selatan Cianjur.

Jejak perjuangan beliau dapat ditelusuri melalui empat lokasi yang dianggap sakral oleh para penerus dan masyarakat, yakni Gelar di Desa Peuteuycondong, Kecamatan Cibeber, Sadar Alam di Kecamatan Cidaun, Anasor di Kecamatan Gekbrong, serta Tambak Baya di Desa Cipetir, Kecamatan Cibeber.

Perjalanan napak tilas menuju empat titik tersebut bukan sekadar wisata religi. Setiap lokasi menyimpan kisah perjuangan dakwah, keteladanan, hingga sejarah panjang yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Di antara keempat tempat tersebut, Majelis Tambak Baya menjadi salah satu pusat dakwah yang masih aktif hingga sekarang. Tempat ini ditempati oleh cucu pertama Mama Gelar, KH. Muhammad Tadkjir, yang akrab disapa Haji Aging.

Haji Aging dikenal sebagai ulama kharismatik asal Cianjur yang meneruskan perjuangan dakwah leluhurnya. Di bawah asuhannya, Majelis Tambak Baya berkembang menjadi pusat pendidikan Islam melalui Pondok Pesantren Birul Walidain. Suara lantunan ayat suci Al-Qur'an masih terdengar setiap hari dari para santri yang menimba ilmu agama, mengaji, dan memperdalam ilmu Al-Qur'an.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut