Menurut Ruhli, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna menutup kekurangan anggaran yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Ia menargetkan pencairan dapat dilakukan dalam beberapa pekan ke depan setelah penyesuaian nilai per penerima disepakati.
Di sisi lain, Kepala BPKAD Cianjur, Dedi Sudrajat, menyatakan pihaknya telah menyiapkan alokasi sekitar Rp900 juta untuk THR PPPK paruh waktu, baik guru maupun tenaga teknis. Namun, pencairan masih menunggu pengajuan resmi dari dinas terkait.
“Begitu dokumen pengajuan masuk, anggaran siap disalurkan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026, pembayaran THR masih dimungkinkan dilakukan setelah hari raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, perbedaan skema penganggaran antara PPPK paruh waktu dan ASN penuh waktu menjadi salah satu faktor yang memerlukan penyesuaian lebih lanjut.
Berdasarkan data Disdikpora, total penerima THR PPPK paruh waktu mencapai 2.822 orang dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp1,5 miliar. Sementara itu, dana yang telah tersedia baru Rp900 juta, sehingga realisasi pembayaran masih menunggu kelengkapan administrasi dan finalisasi perhitungan.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
