Tabung LPG 3 Kg Meledak, 2 Rumah Rusak Berat Anak dan Ibu Luka Parah

Dani Jatnika
Korban tabung gas elpiji meledak mendapatkan perawatan di RS Cimacan. (Foto: Istimewa).

CIANJUR, iNewsCianjur.idLedakan tabung gas elpiji 3 kilogram terjadi di Kampung Kayumanis, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Senin (9/3/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan dua rumah rusak berat serta tiga warga menderita luka bakar.

Peristiwa itu terjadi saat penghuni rumah tengah menghangatkan makanan untuk sahur di dapur lantai pertama rumah milik Ahmad Rudi yang terdiri dari tiga lantai. Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram yang sedang digunakan.

Ketua RW Kayumanis, Saepul Akbar, mengatakan suara ledakan sempat mengejutkan warga sekitar yang hendak beristirahat.

“Warga mendengar dentuman keras. Setelah ditelusuri, sumbernya berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram yang meledak di rumah salah satu warga,” ujarnya.

Menurutnya, ledakan sempat memicu percikan api. Namun warga yang berada di sekitar lokasi segera berupaya memadamkan api sehingga tidak menjalar ke bangunan lain.

“Memang sempat muncul percikan api, tetapi warga langsung bergerak cepat memadamkannya sehingga api tidak merembet ke ruangan lain maupun rumah di sekitarnya,” katanya.

Akibat ledakan tersebut, rumah milik Ahmad Rudi berukuran sekitar 7x4 meter mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian dapur yang menjadi titik awal ledakan. Selain itu, rumah milik tetangganya, Nurhikmah, yang berukuran sekitar 15x20 meter turut terdampak karena jaraknya berdempetan. Tiga kamar berukuran 3x4 meter dilaporkan jebol akibat kuatnya tekanan ledakan.

Insiden itu juga menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar. Dua korban mengalami luka bakar serius yakni Eros (32) dan anaknya Eneng (15), yang merupakan penghuni rumah tempat tabung gas meledak. Keduanya dilaporkan mengalami luka bakar hingga sekitar 80 persen.

Sementara itu, Nurhikmah (62), tetangga korban, mengalami luka bakar ringan di bagian kaki dan tubuh serta sempat tertimpa bagian bangunan yang roboh akibat ledakan.

“Korban yang mengalami luka parah adalah ibu dan anak karena saat kejadian berada di dalam rumah. Saat ini keduanya masih dirawat di rumah sakit dan direncanakan menjalani tindakan operasi,” kata Saepul.

Camat Pacet, Neng Didi, mengatakan total korban dalam peristiwa tersebut berjumlah tiga orang. Dua korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Cimacan, sementara satu korban lainnya telah diperbolehkan pulang karena kondisinya tidak terlalu serius.

“Korban satu orang sudah dipulangkan karena lukanya tidak terlalu parah, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Cimacan,” ujarnya.

Saat ini keluarga korban yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi sementara ke rumah kontrakan sambil menunggu proses perbaikan rumah. Pemerintah kecamatan bersama Pemerintah Desa Sukatani, Pemerintah Kabupaten Cianjur, serta Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan bagi para korban.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mencarikan tempat tinggal sementara bagi keluarga korban. Bantuan juga sudah disalurkan bersama Pemkab Cianjur dan Dinas Sosial,” pungkasnya.

Editor : Ayi Sopiandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network