Insiden itu juga menyebabkan tiga orang mengalami luka bakar. Dua korban mengalami luka bakar serius yakni Eros (32) dan anaknya Eneng (15), yang merupakan penghuni rumah tempat tabung gas meledak. Keduanya dilaporkan mengalami luka bakar hingga sekitar 80 persen.
Sementara itu, Nurhikmah (62), tetangga korban, mengalami luka bakar ringan di bagian kaki dan tubuh serta sempat tertimpa bagian bangunan yang roboh akibat ledakan.
“Korban yang mengalami luka parah adalah ibu dan anak karena saat kejadian berada di dalam rumah. Saat ini keduanya masih dirawat di rumah sakit dan direncanakan menjalani tindakan operasi,” kata Saepul.
Camat Pacet, Neng Didi, mengatakan total korban dalam peristiwa tersebut berjumlah tiga orang. Dua korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Cimacan, sementara satu korban lainnya telah diperbolehkan pulang karena kondisinya tidak terlalu serius.
“Korban satu orang sudah dipulangkan karena lukanya tidak terlalu parah, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Cimacan,” ujarnya.
Saat ini keluarga korban yang rumahnya rusak terpaksa mengungsi sementara ke rumah kontrakan sambil menunggu proses perbaikan rumah. Pemerintah kecamatan bersama Pemerintah Desa Sukatani, Pemerintah Kabupaten Cianjur, serta Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan bagi para korban.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mencarikan tempat tinggal sementara bagi keluarga korban. Bantuan juga sudah disalurkan bersama Pemkab Cianjur dan Dinas Sosial,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
