“Lambannya realisasi perbaikan menjadi tanda kurangnya perhatian terhadap infrastruktur pedesaan. Padahal, jalan yang layak merupakan kebutuhan dasar demi menunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai tokoh pemuda, Subhan berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengalokasikan anggaran dan merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Warga menginginkan tindakan nyata, bukan sekadar janji atau wacana.
Sementara itu, Kepala Dusun Kampung Pasirhalang Desa Pamoyanan, Piat, turut menyampaikan keluhan sekaligus harapan besar masyarakat kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret. Ia menegaskan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama dan kondisinya semakin memburuk.
Lubang besar, permukaan jalan yang terkelupas, serta genangan air saat hujan membuat akses warga terganggu dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Sebagai perpanjangan tangan masyarakat di tingkat dusun, kami sudah beberapa kali menyampaikan kondisi ini. Jalan ini merupakan jalan kabupaten, sehingga kewenangan ada di pemerintah daerah. Kami berharap segera ada realisasi perbaikan,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
