Operasi Keselamatan Lodaya 2026 melibatkan total 2.606 personel, yang terdiri dari 480 personel Satgas Polda dan 2.126 personel Satgas Polres. Pola operasi mengedepankan kegiatan preemtif sebesar 40 persen, preventif 40 persen, serta represif 20 persen, dengan penindakan melalui sistem ETLE sebesar 95 persen dan manual 5 persen.
Sementara itu, KBO Lantas Polres Cianjur, Iptu Atim Kosasih, SE, menyebut tren kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cianjur pada tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 dibandingkan 2024 mengalami penurunan kejadian,” kata Atim.
Ia menjelaskan, faktor penyebab dominan kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh faktor manusia, kondisi jalan, kelelahan pengemudi, serta kendaraan yang tidak laik jalan. Melalui Operasi Keselamatan Lodaya 2026, diharapkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat terus ditekan.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
