Musim Tanam Dimulai, Petani Agrabinta Butuh 5.200 Liter Solar Subsidi untuk Olah 800 Hektare Sawah

Gusti Wilantara
Petani di Cianjur selatan butuh solar subsidi untuk menggarap sawah. Foto: Gusti Wilantara.

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Memasuki musim tanam awal tahun, kebutuhan bahan bakar solar subsidi di kalangan petani Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, melonjak signifikan. 

Solar menjadi kebutuhan vital untuk menunjang aktivitas pengolahan lahan, khususnya pengoperasian alat dan mesin pertanian seperti hand traktor.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Agrabinta, Sumarna, mengatakan peningkatan konsumsi solar terjadi seiring intensifnya pengolahan lahan pertanian, terutama untuk komoditas padi.

“Target tanam Januari ini sekitar 800 hektare sawah. Untuk menunjang pengolahan lahan tersebut dibutuhkan kurang lebih 5.200 liter solar subsidi,” ujar Sumarna, Selasa (20/1/2025).

Ia menjelaskan, sedikitnya terdapat 266 unit hand traktor yang digunakan petani untuk mengolah lahan sawah yang tersebar di 11 desa di wilayah Kecamatan Agrabinta. Pada musim tanam, hampir seluruh petani melakukan pengolahan lahan secara bersamaan, sehingga penggunaan alat dan mesin pertanian meningkat tajam.

“Selain hand traktor, pompa air juga banyak digunakan. Hal ini otomatis berdampak pada meningkatnya kebutuhan solar dibandingkan hari-hari biasa,” katanya.

Sumarna menegaskan, BPP Kecamatan Agrabinta terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani serta pendataan kebutuhan solar subsidi secara riil di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi solar bersubsidi tepat sasaran dan sesuai kebutuhan petani.

“Pendataan sangat penting agar tidak terjadi kekurangan maupun penyalahgunaan. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan solar tetap aman selama musim tanam,” jelasnya.

Ia berharap distribusi solar dapat berjalan lancar sehingga tidak menghambat proses tanam. Menurutnya, kelancaran musim tanam sangat berpengaruh terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

“Kami juga mengimbau petani agar menggunakan solar secara bijak dan segera melaporkan jika ada kendala distribusi di lapangan. Dengan kerja sama semua pihak, kegiatan pertanian di Kecamatan Agrabinta diharapkan berjalan optimal,” pungkasnya.

Editor : Ayi Sopiandi

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network