get app
inews
Aa Text
Read Next : Solar Subsidi Langka di Cianjur, Antrean Truk Mengular di SPBU Panyaweuyan

Truk Tangki BBM Terbakar di Tengah Jalan, Pengendara dan Warga Sempat Berlarian Hindari Ledakan

Senin, 06 Juli 2026 | 19:07 WIB
header img
Tangki BBM di Jalan Raya Sukabumi-Warungkondang terbakar. Foto: Dani Jatnika.

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Sebuah truk tangki pengangkut 24.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite milik Pertamina terbakar di Jalan Raya Cianjur–Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun insiden sempat memicu kepanikan warga dan pengguna jalan.

Kebakaran diduga bermula dari bagian ban kanan belakang kendaraan truk tangki bernomor polisi B 9796 SEI. Asap hitam pekat muncul sebelum api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian belakang tangki yang tengah mengangkut puluhan ribu liter Pertalite.

Sopir truk, Niko (36), mengatakan dirinya baru menyadari adanya kebakaran setelah mendengar dua kali suara benturan keras dari belakang kendaraan.

"Saya mendengar dua kali suara benturan. Setelah kendaraan dihentikan dan dicek, api sudah muncul dari ban kanan belakang lalu merembet ke bagian belakang tangki," ujarnya.

Truk tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan dari Terminal BBM Padalarang menuju Sukabumi. Menyadari adanya kobaran api, sopir bersama kernet sempat berusaha melakukan pemadaman menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang tersedia di kendaraan. Namun, APAR tidak berfungsi sehingga upaya pemadaman tidak berhasil.

Keduanya kemudian mencoba mengambil air dari sungai di sekitar lokasi untuk menahan kobaran api. Karena api terus membesar dan dikhawatirkan memicu ledakan, mereka akhirnya meninggalkan kendaraan demi menyelamatkan diri.

Peristiwa itu langsung mengundang perhatian warga. Kekhawatiran akan kemungkinan ledakan membuat sejumlah pengendara menghentikan laju kendaraan dan menjauh dari lokasi kejadian.

"Awalnya terlihat asap hitam, lalu api semakin besar. Kami khawatir terjadi ledakan seperti kejadian truk tangki di Pasirhayam beberapa waktu lalu, sehingga warga dan pengendara langsung menjauh," kata Asep (50), warga setempat.

Untuk mengendalikan situasi, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga mendapat dukungan satu unit kendaraan Water Cannon milik Polres Cianjur.

Petugas Damkar Cianjur, Reki, menjelaskan penanganan kebakaran tangki BBM memerlukan metode khusus mengingat bahan bakar cair memiliki tingkat risiko tinggi.

"Kami menggunakan cairan pembentuk busa (foam) yang dicampur bahan khusus agar kobaran api dapat dipadamkan lebih cepat sekaligus mencegah api kembali menyala," katanya.

Hingga sekitar pukul 15.30 WIB, petugas gabungan masih melakukan proses pendinginan pada badan tangki untuk memastikan seluruh titik api benar-benar padam dan situasi dinyatakan aman.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai dilakukan.

"Penyebab pasti kebakaran masih kami dalami. Saat ini prioritas utama adalah memastikan api benar-benar padam sehingga lokasi aman untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Editor : Ayi Sopiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut