Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

47 Desa di Cianjur Gelar Pilkades Digital Oktober 2026, Jadi Daerah Percontohan Jawa Barat

Rabu, 01 Juli 2026 | 20:25 WIB
  • author Dani Jatnika
47 Desa di Cianjur Gelar Pilkades Digital Oktober 2026, Jadi Daerah Percontohan Jawa Barat
Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur. Foto: Dani Jatnika.

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur memastikan seluruh pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026 akan menggunakan sistem digital.

Sebanyak 47 desa di 23 kecamatan dijadwalkan menggelar pemungutan suara berbasis perangkat elektronik pada Oktober 2026.

Kebijakan tersebut menjadikan Kabupaten Cianjur sebagai daerah percontohan (piloting) tahap kedua penerapan Pilkades digital di Jawa Barat, setelah Kabupaten Indramayu dan Karawang.

Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendi Rinaldi, mengatakan persiapan penerapan sistem digital telah dilakukan sejak awal tahun sebagai tindak lanjut kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Pelaksanaan Pilkades digital di Cianjur merupakan bagian dari program percontohan tahap kedua di Jawa Barat. Persiapan sudah kami lakukan sejak awal tahun," ujarnya, Rabu (1/7/2026).

Dendi menjelaskan, sistem yang diterapkan bukan e-voting yang memungkinkan pemilih memberikan suara dari lokasi mana pun. Seluruh pemilih tetap datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), namun proses pencoblosan dilakukan menggunakan perangkat elektronik seperti tablet atau laptop.

"Mekanismenya tetap sama seperti Pilkades konvensional. Bedanya, surat suara diganti dengan perangkat digital sehingga pemilih cukup memilih calon melalui layar sentuh," katanya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Cianjur, Cecep Dicky Haryadi, mengatakan penerapan sistem digital dipilih setelah pemerintah daerah mempelajari keberhasilan pelaksanaannya di Indramayu dan Karawang. Selain dinilai aman, sistem tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi penyelenggaraan.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut