Debit Air Irigasi di Cianjur Selatan Mulai Menyusut, Para Petani Diminta Waspada
Ia menambahkan, karakteristik setiap daerah irigasi berbeda. Pada beberapa titik, kondisi debit air justru relatif stabil bahkan lebih baik saat musim kemarau dibandingkan musim hujan, salah satunya di kawasan Batu Beureum.
UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah V Sukanagara sendiri membawahi pengelolaan jaringan irigasi di empat kecamatan, yakni Sukanagara, Kadupandak, Cijati, dan Takokak. Dari total 36 daerah irigasi yang menjadi kewenangannya, lima di antaranya merupakan irigasi teknis, sedangkan sisanya tergolong irigasi sederhana.
Jaringan tersebut melayani areal pertanian seluas sekitar 7.800 hektare yang mencakup lahan persawahan, perkebunan, serta berbagai komoditas pertanian lainnya. Dengan luas layanan tersebut, keberlanjutan pasokan air menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayah selatan Cianjur selama musim kemarau berlangsung.
Editor : Ayi Sopiandi