Harga Kedelai Melonjak, Polres Cianjur Awasi Ketat Distribusi untuk Cegah Penimbunan
“Jangan sampai ada pihak yang menahan stok sehingga kondisi para pengusaha semakin sulit. Kami akan mengambil langkah antisipatif sekaligus tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur, Hugo Siswaya, mengungkapkan para perajin saat ini menghadapi tekanan ganda, yakni kenaikan harga kedelai dan melemahnya daya beli masyarakat.
Harga kedelai kini mencapai Rp10.500 per kilogram sehingga biaya produksi meningkat signifikan. Di sisi lain, permintaan pasar justru mengalami penurunan.
“Kalau harga bahan baku naik dan permintaan ikut meningkat, masih bisa diimbangi. Yang menjadi persoalan sekarang adalah harga naik, pasokan sulit, tetapi daya serap pasar menurun,” ujar Hugo.
Editor: Ayi Sopiandi