Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Cianjur, Polres Bagikan 2.000 Masker Untuk Warga
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Melonjak, Polres Cianjur Awasi Ketat Distribusi untuk Cegah Penimbunan

Minggu, 07 Juni 2026 | 18:30 WIB
  • author Dani Jatnika
Harga Kedelai Melonjak, Polres Cianjur Awasi Ketat Distribusi untuk Cegah Penimbunan
Kapolres Cianjur, AKBP Alexandr Yurikho Jadi. Foto: Dani Jatnika.

“Jangan sampai ada pihak yang menahan stok sehingga kondisi para pengusaha semakin sulit. Kami akan mengambil langkah antisipatif sekaligus tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur, Hugo Siswaya, mengungkapkan para perajin saat ini menghadapi tekanan ganda, yakni kenaikan harga kedelai dan melemahnya daya beli masyarakat.

Harga kedelai kini mencapai Rp10.500 per kilogram sehingga biaya produksi meningkat signifikan. Di sisi lain, permintaan pasar justru mengalami penurunan.

“Kalau harga bahan baku naik dan permintaan ikut meningkat, masih bisa diimbangi. Yang menjadi persoalan sekarang adalah harga naik, pasokan sulit, tetapi daya serap pasar menurun,” ujar Hugo.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut