Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SE UHC Dicabut, Anggarda Giri Rajati Soroti Kepastian Layanan Kesehatan Warga
Advertisement . Scroll to see content

DPRD Cianjur Pertanyakan Anggaran Puluhan Miliar, UHC Disebut Belum Dirasakan Warga

Rabu, 13 Mei 2026 | 13:50 WIB
  • author Dani Jatnika
DPRD Cianjur Pertanyakan Anggaran Puluhan Miliar, UHC Disebut Belum Dirasakan Warga
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Rustam Efendi. (Foto: Dani Jatnika).

Dalam laporan itu, transparansi data peserta BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) maupun peserta BPJS Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Cianjur menjadi sorotan utama. Menurut CGW, data penerima belum dapat diakses untuk proses verifikasi maupun pencocokan di lapangan.

Padahal, berdasarkan laporan kepesertaan BPJS Kesehatan, cakupan jaminan kesehatan di Kabupaten Cianjur—termasuk peserta mandiri—diklaim telah mencapai 99,85 persen dari total penduduk.

“Pertanyaannya, mengapa data by name by address tidak bisa dibuka untuk dicocokkan, mana peserta PBI dan mana peserta PBPU. Sementara pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran hingga Rp293,5 miliar untuk program tersebut,” kata Rustam.

Komisi IV DPRD menilai keterbukaan data dan penguatan sosialisasi menjadi langkah penting agar implementasi UHC benar-benar efektif, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut