Terisolasi Longsor di 17 Titik, Akses Antardesa di Cidaun Lumpuh Total
Pihak Kecamatan Cidaun telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui BPBD. Laporan tersebut mencakup permintaan penanganan darurat serta perbaikan permanen infrastruktur jalan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Selain merusak akses jalan, sekitar 8 hektare sawah warga juga tertimbun material tanah. Ancaman longsor susulan masih menghantui permukiman warga di sekitar lokasi.
“Bencana alam di Desa Cibuluh selain menutup jalan utama penghubung antar desa, juga membuat sekitar 15 rumah warga terancam sehingga warga diminta siaga dan waspada untuk segera mengungsi ketika longsor kembali terjadi,” tutur Gagan.
Hingga kini, pendataan kerusakan di desa lain di wilayah Cidaun masih terus dilakukan. Kondisi cuaca yang belum stabil membuat petugas dan warga harus tetap dalam status siaga tinggi.
“Kami meminta warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, serta peka terhadap tanda-tanda alam. Segera mengungsi jika hujan deras dengan intensitas tinggi kembali turun,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi