Untuk menyelamatkan tanaman, petani menerapkan sistem penyiraman secara bergiliran. Langkah tersebut dilakukan agar pasokan air yang terbatas dapat dibagi secara merata.
Meski kondisi lahan mulai kering, Rohman menyebut hingga kini belum ada laporan petani di Sindangbarang yang mengalami gagal panen atau puso akibat kekeringan. Sebagian lahan bahkan sudah memasuki masa panen.
"Petani yang tidak mendapatkan pasokan air yang mencukupi memilih beralih ke tanaman palawija," katanya.
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah juga berupaya memberikan bantuan sumur bor serta melakukan identifikasi terhadap kondisi lahan sawah dan kebutuhan bantuan pertanian di masing-masing wilayah.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
