Menurut Ujang, jaringan seluler yang bisa digunakan warga didominasi oleh operator M3 dan sebagian Telkomsel, meski sinyalnya kerap hilang dan tidak stabil. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan aktivitas warga, terutama dalam komunikasi, pendidikan, hingga layanan berbasis digital.
Permasalahan serupa juga terjadi di wilayah lain di Cianjur Selatan. Sekretaris Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, Rahmat Taufik, mengatakan area blankspot masih ditemukan di Kampung Kiaramenyan serta beberapa kampung lainnya.
“Selain faktor medan atau akses yang kurang menunjang, kondisi wilayah juga cukup memprihatinkan,” ungkap Rahmat.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
