Ia mendorong para pelaku seni, kepala sekolah, guru, serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di wilayah Sindangbarang untuk bersinergi membentuk sanggar Angklung berbasis pendidikan.
Resital Angklung ini pun disambut antusias oleh para pendidik dan pelaku seni. Mereka berharap dukungan dari pemerintah dan legislatif terus berlanjut, agar Angklung di Kecamatan Sindangbarang tidak hanya bertahan, tetapi berkembang sebagai bagian dari pendidikan karakter dan seni budaya di Jawa Barat.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
