“Kalau hujan atau malam hari, rasa takut itu selalu ada. Apalagi ini satu-satunya akses utama Kampung Jayasari menuju desa lain,” tuturnya.
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Mekarsari, Mulyana, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut Jembatan Cikadu berfungsi sebagai penghubung antar desa, sehingga perannya sangat krusial bagi mobilitas dan keselamatan warga.
“Kondisinya memang sangat membahayakan jika terus dibiarkan. Dengan keterbatasan anggaran desa, kami berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa segera mengalokasikan dana untuk perbaikan Jembatan Cikadu,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
