Perkelahian yang terjadi pada malam hari tersebut sempat mengundang perhatian dan kerumunan warga sekitar. Beruntung, aksi kekerasan itu dapat segera dilerai sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun nahas, seorang pelajar dilaporkan mengalami patah kaki setelah ditabrak oleh salah satu pelajar dari SMPN 3 Cibinong.
Pihak kepolisian menegaskan akan melakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, AKP Dadang mengimbau para pelajar agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan kekerasan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
“Kami mengingatkan agar para pelajar menjauhi kekerasan dan bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai emosi sesaat menghancurkan masa depan,” tegasnya.
Polisi juga menekankan pentingnya peran orang tua dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan serta pembinaan karakter, termasuk mengajarkan penyelesaian konflik secara damai.
Kasus ini menjadi peringatan keras akan bahaya penyalahgunaan media sosial yang dapat memicu tindakan brutal, khususnya di kalangan remaja, serta menjadi alarm bagi semua pihak untuk lebih serius menjaga generasi muda dari budaya kekerasan.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
