CIANJUR, iNewsCianjur.id – Harapan ratusan petani di Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, pupus seketika. Ratusan hektare sawah dilaporkan gagal panen atau puso setelah diserbu ribuan burung selama hampir dua pekan terakhir.
Serangan terjadi saat padi memasuki masa panen. Bulir padi yang seharusnya siap dipanen habis dimakan, menyisakan tanaman hampa dan rusak. Burung-burung datang bergerombol setiap hari, terutama pada sore hari, dan menyasar hamparan sawah yang menguning.
Upaya pengamanan yang dilakukan petani, mulai dari orang-orangan sawah hingga penjagaan manual, tak mampu membendung masifnya serangan. Dalam hitungan hari, hasil panen yang ditunggu berbulan-bulan lenyap tak bersisa.
Salah seorang petani, Teten Sopiandi (45), warga Kampung Pasir Angin, mengaku sawah miliknya mengalami gagal panen total. Kondisi semakin parah karena selain dimangsa burung, tanaman padinya juga terserang penyakit.
“Ini benar-benar puso. Hampir tidak ada satu bulir pun yang tersisa. Padahal seharusnya sudah masuk masa panen,” ujar Teten dengan nada pilu, Rabu (21/1/2026).
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
