Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Cianjur Alokasikan Anggaran Rp400 M untuk Infrastruktur di 2027

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:12 WIB
  • author Dani Jatnika
Pemkab Cianjur Alokasikan Anggaran Rp400 M untuk Infrastruktur di 2027
Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cianjur.(Foto: Dani Jatnika)

CIANJUR,iNewsCianjur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengalokasikan anggaran lebih dari Rp400 miliar untuk sektor infrastruktur pada 2027. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk pembangunan dan perbaikan jalan, penerangan jalan umum (PJU), jaringan irigasi, serta infrastruktur penunjang pendidikan dan kesehatan.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Cianjur, Dedy R. Sudrajat, mengatakan, penyusunan anggaran tahun depan dilakukan dengan mempertimbangkan kewajiban belanja yang ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi, program prioritas kepala daerah, serta janji politik Bupati Cianjur.

“Untuk 2027, kita mengikuti mandatori dari pemerintah pusat dan provinsi, kemudian program kegiatan bupati beserta janji-janjinya juga dioptimalkan,” kata Dedy, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, sektor infrastruktur tetap menjadi salah satu fokus pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat, konektivitas antarwilayah, serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

Selain pembangunan dan perbaikan jalan, anggaran tersebut juga diarahkan untuk peningkatan penerangan jalan umum dan jaringan irigasi. Kedua sektor ini dinilai penting untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kebutuhan pertanian.

“Untuk infrastruktur, anggarannya kurang lebih di atas Rp400 miliar. Selain jalan dan penerangan jalan, irigasi serta infrastruktur pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, penyusunan anggaran daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memenuhi ketentuan alokasi belanja wajib atau mandatory spending. Dalam perencanaan tersebut, sektor pendidikan diarahkan memperoleh alokasi minimal 20 persen dari anggaran, sedangkan sektor kesehatan sebesar 10 persen, sebagaimana disampaikan dalam perencanaan pemerintah daerah.

Pemkab Cianjur juga berupaya menyelaraskan kebutuhan pembangunan di lapangan dengan kebijakan prioritas pemerintah provinsi, termasuk arahan gubernur terkait pembangunan infrastruktur pendidikan dan kesehatan.

Penyesuaian tersebut diperlukan agar kewajiban belanja daerah tetap terpenuhi tanpa mengabaikan kebutuhan pembangunan yang menjadi prioritas masyarakat.

Melalui perencanaan anggaran 2027, Pemkab Cianjur berharap pembangunan infrastruktur dapat berlangsung secara berkelanjutan, memperluas pemerataan pembangunan antarwilayah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Meski demikian, efektivitas alokasi anggaran tersebut nantinya akan ditentukan oleh ketepatan penentuan program prioritas, pelaksanaan pembangunan, serta pengawasan agar penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor: Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut