Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Gaji ke-13 1.400 Pegawai RSUD Sayang Cianjur Belum Cair, Manajemen Janji Bayar Akhir Tahun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:48 WIB
  • author Dani Jatnika
Gaji ke-13 1.400 Pegawai RSUD Sayang Cianjur Belum Cair, Manajemen Janji Bayar Akhir Tahun
Gedung Kantor RSUD Sayang Cianjur. Foto: Dani Jatnika.

CIANJUR, iNewsCianjur.id — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur memastikan gaji ke-13 bagi sekitar 1.400 pegawai tetap akan dibayarkan. Namun, pencairannya baru ditargetkan maksimal pada akhir 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr. Yuli Hendrayani, melalui Humas RSUD Sayang Cianjur, Raya Sandi. Manajemen meminta para pegawai bersabar dan tidak khawatir terkait hak yang hingga kini belum diterima.

“Insya Allah untuk gaji ke-13 akan diberikan maksimal di akhir tahun ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jadi harap bersabar, tidak usah khawatir,” ujar Raya kepada awak media, Kamis (20/8/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab keresahan pegawai yang mempertanyakan keterlambatan pembayaran gaji ke-13. Sebelumnya, sejumlah pegawai mengeluhkan belum adanya kepastian maupun penjelasan terbuka dari manajemen rumah sakit mengenai alasan pembayaran yang belum terealisasi.

Keresahan semakin mencuat karena gaji ke-13 selama ini rutin diterima pegawai setiap tahun. Bahkan hingga momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hak tersebut belum juga dibayarkan.

Seorang pegawai RSUD Sayang Cianjur yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan, kondisi tersebut baru terjadi pada tahun ini. Ia menilai manajemen perlu memberikan penjelasan secara transparan kepada seluruh pegawai.

“Baru kali ini kami tidak menerima gaji ke-13. Pihak manajemen RSUD tidak memberikan keterangan apa pun, seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Padahal kami sangat mengharapkan gaji tersebut,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, pada periode kepemimpinan direktur sebelumnya, pembayaran gaji ke-13 berjalan rutin. Karena itu, keterlambatan tahun ini memunculkan pertanyaan di kalangan pegawai, khususnya terkait mekanisme penganggaran dan kebijakan pembayaran di lingkungan RSUD Sayang.

“Seharusnya pihak manajemen memberikan keterangan yang jelas mengapa gaji ke-13 tahun ini belum cair. Selama direktur sebelumnya, gaji ke-13 selalu cair,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Humas RSUD Sayang Cianjur juga mengakui persoalan tersebut masih dibahas di tingkat manajemen. Saat itu, rumah sakit belum memberikan kepastian mengenai penyebab keterlambatan maupun waktu pencairan.

“Iya, sedang dirapatkan dulu. Nanti saya tanyakan lagi ke jajaran direktur,” kata Raya.

Kini, manajemen memastikan pembayaran akan dilakukan paling lambat akhir tahun. Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci alasan pembayaran gaji ke-13 tidak dilakukan sesuai waktu yang selama ini diterima para pegawai.

Pegawai berharap manajemen segera menyampaikan penjelasan resmi mengenai mekanisme dan kepastian pencairan tersebut. Transparansi dinilai penting untuk mencegah berkembangnya spekulasi sekaligus memberikan kepastian terhadap hak sekitar 1.400 pegawai RSUD Sayang Cianjur.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut