Sensasi Tarikan Induk Nila di Jangari, Puluhan Angler Ramaikan Mabar BMS di Spot Sangkali
CIANJUR, iNewsCianjur.id – Suasana Waduk Jangari, Kabupaten Cianjur, tampak lebih hidup dari biasanya.
Sejak sore hari, puluhan pemancing berkumpul di Spot Sangkali, lapak Babah Pilot, untuk mengikuti kegiatan mancing bareng (Mabar) yang digelar Komunitas Baraya Mancing Sukatani (BMS).
Sebanyak 40 peserta terlihat antusias menempati lapak masing-masing. Dengan joran di tangan dan umpan andalan, mereka bersaing memperebutkan berbagai hadiah yang disediakan panitia, mulai dari kategori induk nila terbesar, juara total perolehan ikan, hingga kategori induk non nila.
Tak hanya menjadi ajang adu keberuntungan dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar penghobi mancing. Gelak tawa dan obrolan hangat sesama peserta mewarnai suasana di tepi waduk yang dikenal memiliki potensi ikan air tawar melimpah tersebut.
Salah seorang peserta, Moh Ikhsan (50), mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Mabar seperti ini bukan sekadar mencari ikan, tetapi juga menjadi hiburan sekaligus kesempatan bertemu rekan-rekan sesama pemancing.
"Selain mencari ikan, yang paling menyenangkan itu kebersamaannya. Bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah dan saling berbagi pengalaman soal teknik memancing," ujarnya.
Hal senada disampaikan Dicky (32). Ia menilai kegiatan Mabar di Jangari selalu memiliki daya tarik tersendiri karena lokasi yang nyaman serta peluang mendapatkan ikan berukuran besar cukup terbuka.
"Spot di sini terkenal bagus. Suasananya juga asyik, jadi walaupun belum tentu juara, tetap senang bisa ikut meramaikan," katanya.
Sementara itu, panitia kegiatan, Bayan, mengatakan Mabar BMS sengaja digelar untuk mempererat solidaritas komunitas pemancing sekaligus memperkenalkan potensi wisata mancing di kawasan Jangari.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga dan hobi memancing masih menjadi salah satu kegiatan favorit masyarakat. Ke depan, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih besar dengan melibatkan lebih banyak komunitas.
"Kami ingin kegiatan ini bukan hanya perlombaan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi para penghobi mancing. Alhamdulillah peserta sangat antusias dan acara berjalan lancar," ungkapnya.
Menjelang akhir acara, sorak gembira beberapa peserta terdengar ketika berhasil mengangkat ikan berukuran besar yang berpotensi menjadi juara. Momen tarikan demi tarikan itulah yang membuat Mabar di Jangari tak sekadar perlombaan, melainkan pengalaman yang selalu dirindukan para angler.
Editor: Ayi Sopiandi