Jembatan Cikadu Nyaris Ambruk, Warga Agrabinta Hidup dalam Bayang-Bayang Bahaya
CIANJUR, iNewsCianjur.id — Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama belum terealisasinya perbaikan Jembatan Cikadu yang berlokasi di Kampung Jayasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur.
Padahal, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat setempat.
Ketua RT setempat, Adam (42), mengungkapkan kondisi Jembatan Cikadu kini semakin memprihatinkan dan membutuhkan penanganan serius dari pemerintah. Kerusakan terlihat jelas pada bagian lantai jembatan serta struktur penyangga yang dinilai sudah tidak aman untuk dilalui.
“Jembatan ini akses utama warga, baik untuk anak-anak berangkat sekolah, mengangkut hasil pertanian, maupun aktivitas ekonomi lainnya. Tapi kondisinya sekarang sangat mengkhawatirkan,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Menurut Adam, kerusakan jembatan sudah berlangsung cukup lama. Pemerintah desa sebenarnya telah mengajukan usulan perbaikan, namun terbentur keterbatasan anggaran sehingga hingga kini belum ada perbaikan signifikan. Akibatnya, warga terpaksa tetap menggunakan jembatan dalam kondisi seadanya.
“Kalau hujan atau malam hari, rasa takut itu selalu ada. Apalagi ini satu-satunya akses utama Kampung Jayasari menuju desa lain,” tuturnya.
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Mekarsari, Mulyana, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut Jembatan Cikadu berfungsi sebagai penghubung antar desa, sehingga perannya sangat krusial bagi mobilitas dan keselamatan warga.
“Kondisinya memang sangat membahayakan jika terus dibiarkan. Dengan keterbatasan anggaran desa, kami berharap pemerintah kabupaten maupun provinsi bisa segera mengalokasikan dana untuk perbaikan Jembatan Cikadu,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi