Baliho Pantai Apra Dirusak Dua Kali, Pokdarwis: Ini Merugikan Wisata dan Warga
Ia menjelaskan, pengelolaan Pantai Apra selama ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat melalui Pokdarwis, dengan keterbatasan anggaran. Kerusakan fasilitas, sekecil apa pun, berdampak langsung pada pelayanan dan kenyamanan wisatawan.
Ironisnya, baliho yang dirusak merupakan baliho pertama yang terpasang di pintu masuk. Setelah diperbaiki dan diganti dengan baliho baru, aksi perusakan kembali terulang.
“Ini bukan kejadian sekali. Setelah diperbaiki, baliho kedua juga dirusak. Artinya ada pihak yang tidak bertanggung jawab dan tidak peduli dengan kemajuan wisata daerah,” ujarnya.
Dodo mengimbau masyarakat sekitar dan para pengunjung agar ikut menjaga fasilitas umum di kawasan Pantai Apra. Ia menegaskan, keberadaan destinasi wisata tersebut membawa manfaat ekonomi bagi warga setempat.
Editor : Ayi Sopiandi