Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Muhamad Arka, Bayi Gizi Buruk, Kini Ditangani Pemkab Cianjur

Rabu, 04 Juni 2025 | 14:34 WIB
  • author Ayi Sopiandi
Kisah Pilu Muhamad Arka, Bayi Gizi Buruk, Kini Ditangani Pemkab Cianjur
Timkes dari Puskesmas Cipanas dan Pemdes Batulawang Kecamatan Cipanas, saat menyambangi rumah M Arka penderita gizi buruk. (Foto : ist/ist).

CIANJUR, iNewsCianjur.id - Di tengah hiruk pikuk kehidupan, kisah pilu Muhamad Arka, bayi berusia enam bulan, kembali menyoroti isu gizi buruk yang masih menghantui.

Terbaring lemas dengan bobot tubuh hanya 3,5 kilogram, Arka adalah buah hati pasangan Edah (32) dan Pendi (35) yang berjuang keras di Kampung Lebakmuncang RT 4/RW10, Desa Batulawang, Kecamatan Sukaresmi, Cianjur.

Sejak usia dua bulan, penderitaan Arka dimulai. Edah, sang ibu, tak kuasa menahan tangis saat menceritakan bagaimana putranya didiagnosis gizi buruk oleh Puskesmas Cipanas dan dirujuk ke RS Cimacan. 

"Dari umur 2 bulan sampai sekarang jadi 4 bulan sakitnya," ujarnya lirih pada awak media, Selasa (3/6/2025) kemarin.

Gejala awal yang muncul adalah penurunan berat badan drastis dan kelainan pernapasan, yang membuat Arka harus dibantu dengan selang untuk minum susu. Kini, harapan Edah dan Pendi hanya tertumpu pada uluran tangan para donatur, dermawan, atau bahkan pemerintah. 

Mereka sangat membutuhkan bantuan berupa susu, makanan bergizi, atau dukungan materi untuk biaya pengobatan Arka.

Ironisnya, keluarga ini sempat merasakan sedikit lega saat menerima bantuan susu dari Puskesmas. Namun, kendala lain muncul BPJS yang tadinya prabayar kini menunggak tiga bulan, memaksa mereka banting setir untuk berobat secara umum.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut