Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kekeringan di Takokak Cianjur Lumpuhkan Sekitar 500 Hektare Sawah Warga
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Banjr dan Cemar Lingkungan DLH Cianjur Uji Coba Biopori

Rabu, 14 Juni 2023 | 19:59 WIB
  • author Dani Jatnika
Cegah Banjr dan Cemar Lingkungan DLH Cianjur Uji Coba Biopori
Uji coba biopori bersama Dinas Lingkungan Hidup Cianjur, Foto : iNewsCianjur.id

CIANJUR, iNewsCianjur.id - Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia dan Hari Jadi Kabupaten Cianjur yang ke-346, menjadi momentum Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur memasifkan pembuatan lubang biopori sebagai upaya melestarikan lingkungan hidup dan mencegah banjir.

Menurut Sekretaris DLH Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriatno menyebutkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day adalah momen yang menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu menjaga lingkungan, karena bumi tidak selamanya hijau. Bumi juga tidak selamanya mampu menampung polusi dan kerusakan akibat ulah manusia.

"Kami DLH juga punya program go green sebagai penghijauan untuk mencegah kerusakan lingkungan. Hendaknya semua pihak juga turut menjaganya agar tetap kuat dan memberikan banyak manfaat untuk lingkungan," kata Sugeng.

DLH juga menghimbau kepada masyarakat atau stakeholder, perusahaan, sekolah-sekolah dan pemerintah desa atau kecamatan untuk melakukan pembuatan lubang biopori.

Pembuatan lubang biopori tersebut tidak hanya dilakukan di  tempat tanah yang terbuka saja tapi tanah yang sudah tertutup baik itu oleh beton atau aspal bisa dilakukan. Jadi pembuatan lubang biopori tersebut bisa dilakukan dimana saja.

"Jangan ada istilah susah dalam pembuatan lubang biopori  karena lubang biopiri tersebut ke dalamannya hanya 100 cm," terang Sugeng.

Setelah dibuatkan lubang biopori bisa juga dimasukan sampah organik sehingga menjadi pupuk kompos dan air bisa meresap ke dalam lubang dan menjadi penyubur tanaman di sekitar.

"Pada prinsipnya, dari kegiatan ini diharapkan dapat merangsang berbagai elemen masyarakat maupun pemerintahan dan stakeholder lain agar memasifkan kembali pembuatan lubang biopori. Upaya ini dilakukan untuk menjaga pelestarian lingkungan dan mencegah banjir," pungkas Sugeng.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut