Ratusan Warga Empat Kedusunan di Desa Cidamar Bersama Ormas FKPPI Perbaiki Irigasi Yang Rusak

A. Jajang Sugiarto
.
Jum'at, 18 November 2022 | 23:04 WIB
Ratusan Warga Kerja Bakti Perbaiki Irigasi Yang Rusak Di kp.jogjogan Akibat Banjir Bandang Beberapa Minggu Yang Lalu ( Poto: A. Jajang Sugiarto / iNewsCianjur.id )

CIANJUR, iNewsCanjur -Cianjur-Ratusan Waraga di empat Kedusunan yang berada di wilayah Desa Cidamar, kecamatan cidaun, Cianjur selatan, Jawa barat,Secara gotong royong bahu membahu kerja bahkti melaksanakan pemasangan beronjong perbaikan kembali Irigasi saluran Air sungai cidamar yang terletak di kampung Jogjogan yang rusak akibat terdampak bencana alam banjir bandang beberapa Minggu lalu 

Informasi yang di himpun terlaksana nya kegiatan gotong royong kerja bakti pengerjaan pemasangan beronjong untuk perbaikan irigasi sungai cidamar yang rusak tersebut berkat kerjasama antara warga masyarakat dengan para tokoh dan Organisasi Masyarakat (Ormas) FKPPI Ranting Cidaun-Nairnggul.


Uwa Anuh (67) salah satu tokoh masyarakat desa cidamar yang juga menjabat selaku Kordinator Lapangan (Korlap) FKPPI Ranting Cidaun- Nairnggul mengatakan, Alhamdulillah berkat kekompakan warga di empat Kedusunan akhirnya kegiatan pengerjaan pemasangan beronjong perbaikan irigasi sungai cidamar yang rusak akibat banjir bandang Dikampung Jogjogan terlaksana.

"Kalau untuk beronjongnya dapat bantuan dari pemerintah tetapi untuk ongkos operasional pemasangannya warga di Empat Kedusunan, seperti Kedusunan Kaum, Bobojong, sukamaju dan Girang Secara swadaya iuran untuk biyaya operasional pemasangan Bronjong yang baru 50 buah,"Ucapannya saat dihubungi via telpon watshap Jumat (18/11/2022)


Uwa Anuh Menegaskan,untuk hari ini pengerjaan pemasangan beronjong baru terpasang 50 buah Bronjong dan sisanya rencana besok atau hari Minggu akan berlanjut kerja bakti pemasangan beronjong dengan menyewa satu unit alat berat beko untuk memperlancar pemasangan beronjong bantuan dari pemerintah sejumlah 500 buah..

"Mudah mudahan setelah di perbaiki irigasi ini tidak akan terjadi lagi banjir bandang kembali,sebab dengan rusaknya Irigasi ini sangat terdampak terhadap ribuan hektare sawah milik warga yang terancam gagal panen,"Tukasnya

Masih Terang Uwa Anuh, harapanya semoga adanya bantuan kembali dari pemerintah untuk perbaikan permanen pembangunan tanggul yang jebol,sebab kalau tidak segera dibangun kembali tanggul tersebut dikwatirkan terjadi kembali Banjir bandang susulan,"Pungkasnya (*)

Editor : Nursidik
Bagikan Artikel Ini