Jalan Rusak Jadi Wahana Gratis, Wisatawan: Kemana Pemdanya?

Ayi Sopiandi
Jalan Pasirkampung-Gunungputri Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, rusak parah. Foto: Ayi Sopiandi.

CIANJUR, iNewsCianjur.id — Keluh kesah warga dan wisatawan yang melintasi jalur wisata Gunungputri, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, tampaknya masih sebatas suara yang hilang di antara lubang-lubang jalan. 

Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), seolah memilih diam dan menikmati “karya alam” yang kini menghiasi jalan utama tersebut.

Jalan yang menghubungkan Simpang Raya hingga Kampung Gunungputri (terminal) kini bukan sekadar akses transportasi, melainkan berubah fungsi menjadi “arena uji nyali” bagi para pengendara. Aspal berlubang dengan kedalaman mencapai 5 hingga 15 sentimeter tampak tersusun rapi di tengah jalan, seakan sengaja dipertahankan sebagai ciri khas wisata ekstrem.

Pantauan di lokasi menunjukkan, lubang-lubang tersebut memanjang dengan sudut tajam yang siap “menyapa” kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi ini tentu jauh dari kata layak untuk jalur wisata yang menjadi pintu masuk menuju Gunung Gede Pangrango.

Agus (24), wisatawan asal Jakarta Barat, mengaku heran dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Ia bahkan menyebut pengalamannya lebih menegangkan dibanding jalur pendakian.

“Mobil saya standar, bukan ceper. Tapi tetap saja bagian bawah kena. Ini bukan jalan wisata, ini seperti jalur off-road yang tidak direncanakan,” ujarnya, Minggu (5/4/2026) kemarin sore.

Editor : Ayi Sopiandi

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network