CIANJUR, iNewsCianjur.id – Anggota DPR RI H. Kamrussamad, Ph.D menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfungsi sebagai bantuan pangan, tetapi telah dirancang sebagai acuan nasional dalam penyelenggaraan program gizi yang terstandar dan berkelanjutan, sekaligus mendorong terciptanya lapangan kerja di daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Kamrussamad saat kunjungan daerah pemilihan (dapil) sekaligus peresmian dapur MBG di Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Minggu (25/1/2026).
Menurutnya, MBG merupakan sistem terpadu yang mencakup penetapan standar gizi, pengelolaan bahan pangan, hingga mekanisme distribusi yang terukur. Sistem ini memungkinkan program makan bergizi dijalankan secara konsisten dan memberi dampak ekonomi nyata.
“MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi menyiapkan kerangka nasional agar program gizi berjalan seragam, berkualitas, dan membuka peluang kerja,” kata Kamrussamad.
Ia menjelaskan, pelaksanaan MBG melibatkan berbagai sektor, mulai dari petani, peternak, nelayan, juru masak, tenaga distribusi, hingga pelaku UMKM pangan. Rantai kerja tersebut dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kamrussamad juga menekankan pentingnya konsistensi kebijakan serta pengawasan pelaksanaan agar program tetap tepat sasaran dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
“Pengawasan menjadi kunci agar MBG benar-benar berdampak, baik dari sisi gizi masyarakat maupun manfaat ekonominya,” ujarnya.
Editor : Ayi Sopiandi
Artikel Terkait
