Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Santri Meriahkan Hari Santri di Sindangbarang Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Perkuat Mitigasi Kebakaran, Cianjur Bentuk Relawan Balakar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:04 WIB
  • author Dani Jatnika
Perkuat Mitigasi Kebakaran, Cianjur Bentuk Relawan Balakar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, membentuk Balad Pemadam Kebakaran (Balakar) untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan dini kebakaran. (Foto: Istimewa)

CIANJUR,iNewsCianjur.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, membentuk Balad Pemadam Kebakaran (Balakar) untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan dini kebakaran berbasis masyarakat, terutama di tengah meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Program yang diinisiasi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Cianjur itu diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga melalui deteksi dini, pelaporan cepat, serta koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran ketika muncul potensi kebakaran.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengapresiasi pembentukan Balakar sebagai upaya memperluas keterlibatan masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan. Ia berharap keberadaan relawan tersebut tidak sekadar menjadi program kelembagaan, tetapi mampu memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat.

"Saya mengapresiasi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur yang telah menginisiasi pembentukan Balakar," ujar Wahyu, Minggu (25/10/2026).

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Joko Purnomo, menjelaskan bahwa Balakar dipersiapkan sebagai bagian dari penguatan sistem pencegahan kebakaran yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Menurut dia, relawan akan berperan dalam mengenali potensi kebakaran di lingkungan masing-masing, menyampaikan laporan secara cepat, serta membantu membangun koordinasi dengan petugas berwenang saat terjadi keadaan darurat.

Berdasarkan data tim proyek perubahan, sebanyak 32 koordinator kecamatan telah terdata. Selain itu, sebanyak 45 orang telah mengikuti sosialisasi dan pelatihan teknis sebagai bekal awal untuk mendukung pelaksanaan program.

Pemkab Cianjur juga merencanakan perluasan program ke 17 kecamatan di wilayah utara dan 14 kecamatan di wilayah selatan. Perluasan tersebut akan dilakukan setelah evaluasi terhadap pelaksanaan proyek percontohan selesai.

Joko menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan potensi kebakaran sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Karena itu, keberadaan Balakar diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, dan warga.

"Sinergi ini sangat penting untuk meningkatkan keselamatan masyarakat secara berkelanjutan, terutama saat ini dengan meningkatnya eskalasi kasus karhutla," pungkasnya.

Editor: Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut