Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Kemarau Panjang, Air Bersih Jadi Kebutuhan Mahal Bagi Warga Batukorsih Sindangbarang

Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:12 WIB
  • author Gusti Wilantara
Dampak Kemarau Panjang, Air Bersih Jadi Kebutuhan Mahal Bagi Warga Batukorsih Sindangbarang
Ilustrasi, kebutuhan air bersih.(Foto: Istimewa).

CIANJUR,iNewsCianjur.id — Musim kemarau yang masih melanda menjadi persoalan serius masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur. Salah satunya di Kampung Batukorsih, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang. 

Kondisi sumber air yang semakin menurun, terpaksa membuat warga harus merogoh kocek untuk mendapatkan air bersih. 

Salah seorang tokoh masyarakat Kampung Batukorsih, Anwar Musadad mengatakan, kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi masyarakat di tengah musim kemarau yang berkepanjangan. Air yang biasanya dapat diperoleh dengan mudah, kini harus dicari bahkan dibeli dengan biaya yang lebih mahal.

"Kalau kemarau masih terus seperti ini, kami mau tidak mau harus membeli air. Padahal kebutuhan sehari-hari juga banyak," ujarnya, Minggu (4/10/2026).

Dia mengungkapkan, panjangnya musim kemarau membuat sumber air warga terus mengalami penurunan, sehingga semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan air secara mandiri.

"Warga terpaksa membeli air untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Kondisi ini tentu menjadi beban tambahan terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi," ungkap Anwar. 

Di tengah ketersediaan air yang terbatas, warga pun harus menghemat penggunaan air sekaligus mencari sumber yang masih bisa dimanfaatkan. 

Warga berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian dan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.

"Bagi warga Batukorsih, air bukan lagi sekadar kebutuhan sehari-hari. Di tengah kemarau panjang, air bersih telah menjadi kebutuhan mahal yang harus mereka perjuangkan demi bertahan hidup," pungkasnya.

Editor: Yanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut