Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Bantuan Becak Listrik Tiba di Cianjur, Lansia Jadi Prioritas Penerima Bantuan

Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB
  • author Dani Jatnika
Bantuan Becak Listrik Tiba di Cianjur, Lansia Jadi Prioritas Penerima Bantuan
Tukang Becak di Cianjur dapat bantuan brcak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Foto: Dani Jatnika.

CIANJUR, iNewsCianjur.id - Sebanyak 120 unit becak listrik bantuan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN) tiba di Kabupaten Cianjur.

Bantuan senilai sekitar Rp2,88 miliar tersebut merupakan tahap pertama program yang ditujukan kepada pengemudi becak yang memenuhi persyaratan penerima.

Becak listrik yang diproduksi PT Pindad itu dibanderol sekitar Rp24 juta per unit. Kendaraan tersebut diharapkan menjadi alternatif transportasi yang lebih ringan bagi pengemudi sekaligus mendukung upaya mengurangi emisi karbon.

Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Sri Mulyani Rahayu, mengatakan 120 unit becak listrik tersebut telah didatangkan dari PT Pindad melalui jalur darat. Mekanisme penetapan penerima masih menunggu koordinasi lebih lanjut antara YGSN dan pemerintah pusat.

“Becak listrik ini dirancang untuk menghemat tenaga pengemudi dan memangkas emisi. Bantuan ini diinisiasi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto setelah beliau menemui pengemudi becak lansia di Surabaya,” kata Sri, belum lama ini.

Sri menjelaskan, penyaluran bantuan tidak dilakukan secara terbuka kepada seluruh pengemudi becak. Calon penerima harus memenuhi sejumlah kriteria yang telah ditetapkan dalam program tersebut.

Salah satu syarat utama adalah usia minimal 55 tahun. Selain itu, penerima harus benar-benar berprofesi sebagai pengemudi becak aktif dan menjalani proses verifikasi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

“Minimal usianya 55 tahun ke atas. Harus asli pembecak dan nanti dites, jadi ketahuan mana yang pembecak dan bukan,” ujarnya.

Untuk tahap pertama, sebanyak 65 unit dialokasikan ke wilayah Kota Cianjur, sedangkan 55 unit lainnya diperuntukkan bagi pengemudi becak di wilayah Ciranjang dan Pagelaran.

Menurut Sri, peluang penyaluran tahap kedua masih terbuka. Namun, realisasinya bergantung pada hasil pendataan, evaluasi penyaluran tahap pertama, serta kebijakan YGSN dan pemerintah pusat.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program distribusi becak listrik yang mencakup berbagai kabupaten/kota di Indonesia. Berdasarkan informasi yang diterima Dishub Cianjur, jumlah sasaran program secara nasional mencapai puluhan ribu unit.

Karena mekanisme penetapan penerima berada dalam koordinasi yayasan dan pemerintah pusat, Pemkab Cianjur masih menunggu petunjuk lebih lanjut terkait tahapan distribusi berikutnya.

Sri mengatakan, program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pengemudi, tetapi juga mendorong peralihan moda transportasi tradisional menuju kendaraan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Di sisi lain, kehadiran becak listrik turut memunculkan persoalan regulasi, khususnya terkait operasional kendaraan di jalan raya.

Dishub Cianjur menyebut belum terdapat ketentuan khusus mengenai penomoran maupun perizinan becak listrik. Karena itu, aspek ketertiban dan keselamatan lalu lintas menjadi perhatian dalam penggunaannya di lapangan.

“Sejauh ini tidak ada aturan khusus. Penomoran juga tidak ada tentang becak. Aturannya hanya tidak boleh melawan arus,” kata Sri.

Dengan masuknya 120 unit becak listrik tersebut, Pemkab Cianjur kini menunggu proses verifikasi dan distribusi kepada penerima yang memenuhi persyaratan. Pemerintah daerah juga perlu memastikan aspek keselamatan, ketertiban, serta kepastian regulasi berjalan seiring dengan program modernisasi transportasi tradisional tersebut.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut