Laris Manis hingga 150 Kg per Hari, Usaha Ayam Petelur Dikdik Jadi Andalan Warga Cianjur Selatan
Menurutnya, permintaan telur paling tinggi biasanya terjadi saat musim libur panjang dan menjelang Lebaran. Pada momen tersebut, penjualan telur meningkat drastis hingga mencapai sekitar 150 kilogram per hari.
“Telur tidak pernah lama tersimpan di rak, langsung habis dibeli pelanggan,” katanya.
Selain menjaga kualitas hasil ternak, pelayanan yang cepat dan ketersediaan stok menjadi salah satu alasan pelanggan terus berdatangan. Tak heran jika usaha rumahan milik Dikdik kini menjadi salah satu pemasok telur yang cukup dikenal di wilayah Cianjur Selatan.
Dikdik berharap usaha yang dirintisnya itu bisa terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekitar.
“Saya berharap usaha ayam petelur saya terus berkembang dan mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi