Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Pegawai Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Kredit Rp3,86 Miliar di Cianjur
Advertisement . Scroll to see content

Tertimbun Longsor Saat Bekerja, Pekerja di Pacet Tewas Setelah 3 Jam Dievakuasi

Senin, 04 Mei 2026 | 21:20 WIB
  • author Yudi Dharmawan
Tertimbun Longsor Saat Bekerja, Pekerja di Pacet Tewas Setelah 3 Jam Dievakuasi
Bersama warga TNI-Polisi bantu evakuasi korban yang tertimbun tanah longsor TPT. (Foto: Istimewa).

CIANJUR, iNewsCianjur.id – Nasib tragis menimpa seorang pekerja di Perumahan Griya Asri Puncak, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. 

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor saat tengah membersihkan saluran air, Senin (4/5/2026) siang.

Peristiwa memilukan itu terjadi ketika korban sedang memperbaiki dan membersihkan gorong-gorong di area permukiman. Tanpa diduga, material tanah dari bagian atas tiba-tiba ambrol dan langsung menimbun tubuh korban yang berada di bawahnya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, longsor dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan Pacet sejak siang hari.

“Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan, relawan, dan warga sekitar. Dibutuhkan waktu hampir tiga jam untuk mengeluarkan korban dari timbunan material longsor,” ujar Asep.

Setelah upaya pencarian yang cukup dramatis, korban akhirnya berhasil ditemukan pada petang hari. Namun nahas, saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Cimacan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Asep menambahkan, longsor terjadi akibat ambruknya Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berada di atas gorong-gorong. Struktur tersebut diduga tidak mampu menahan tekanan tanah yang jenuh air setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

“Korban berada tepat di bawah TPT saat kejadian, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan peringatan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Cianjur masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

BPBD Cianjur pun mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor dan lereng perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan atau amblesan di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Editor: Ayi Sopiandi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut