Arus Deras Cipendawa Mengganas, Dua Pengendara Motor Diduga Hanyut di Cipanas
CIANJUR, iNewsCianjur.id – Dua pengendara motor diduga hanyut setelah terseret arus deras luapan Kali Cipendawa di Jalan Raya Cipanas, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Minggu (29/3/2026) petang.
Hingga malam hari, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif di sepanjang aliran sungai.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.15 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan Cipanas dan menyebabkan debit air meningkat drastis hingga meluap ke badan jalan.
Sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi D 2613 KL ditemukan di pinggir jalan dekat gorong-gorong. Namun, pengendaranya tidak berada di lokasi dan diduga kuat terbawa arus.
Saksi mata bernama Andi mengaku menyaksikan langsung kejadian nahas itu. Ia berada tepat di belakang kendaraan korban saat arus air tiba-tiba meluap dengan sangat deras.
“Saya berada persis di belakang motor itu. Tiba-tiba arus air yang sangat besar meluap dari saluran dan langsung menghantam motor tersebut. Saat motor terseret dan terangkat oleh air, pengendaranya sudah tidak terlihat lagi. Arusnya sangat besar dan deras, tidak mungkin ada yang bisa melawannya,” ujarnya.
Warga setempat sempat berupaya menyelamatkan sepeda motor yang tersangkut di bibir gorong-gorong agar tidak terbawa lebih jauh. Namun, saat kendaraan berhasil diamankan, pengendara sudah tidak ditemukan.
Andi menduga korban berjumlah dua orang karena sebelumnya melihat motor tersebut ditumpangi berboncengan.
“Pas kami berhasil angkat motornya ke pinggir jalan, orangnya sudah tidak ada. Arus airnya langsung masuk ke dalam saluran gorong-gorong yang menuju ke arah sungai bawah,” tambahnya.
Mendapat laporan kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, relawan, hingga petugas pemadam kebakaran langsung bergerak melakukan pencarian.
Penyisiran dilakukan dari titik awal kejadian hingga ke aliran sungai bagian hilir. Salah satu fokus pencarian berada di Sungai Ciguntur, sekitar kawasan Hotel Sangga Buana.
Relawan Energi Relawan Indonesia (ERI), Aherojudin, menyampaikan bahwa pencarian masih terus berlangsung dengan membagi beberapa titik lokasi.
“Hingga malam ini kami masih terus menyisir Sungai Ciguntur bersama petugas dari BPBD, Tagana, maupun dari Damkar. Lokasi penyisiran kami pusatkan di dekat Hotel Sangga Buana karena aliran dari titik kejadian mengarah ke sana,” jelasnya.
Ia juga membenarkan adanya laporan dua orang pengendara motor hanyut dalam kejadian tersebut.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar para korban dapat segera ditemukan atau setidaknya mendapatkan titik terang. Kami terus berupaya semaksimal mungkin menyisir setiap sudut aliran sungai meski cuaca masih belum menentu,” pungkasnya.
Editor : Ayi Sopiandi